Selamat Datang di Blog Serba Serbi Saya

Minggu, 29 Januari 2012

Intel Itanium (Merced)



Tidak seperti Intel Xeon yang merupakan prosesor dengan mikroarsitektur yang digunakan juga prosesor Intel lainnya, Intel Itanium merupakan prosesor yang menggunakan arsitektur yang sama sekali beda. Intel Intanium merupakan prosesor 64-bit dengan arsitektur Itanium yang dulunya disebut dengan IA-64. Hampir sama dengan Intel Xeon, Intel Itanium ditujukan untuk penggunaan di server-server perusahaan atau untuk sistem dengan komputasi tingkat tinggi. Intel Itanium meninggalkan semua arsitektur yang telah lebih dahulu dikenal dan digunakan secara luas seperti x86.

Pada tahun 1989, HP menemukan bahwa arsitektur reduced instruction set computer (RISC) dapat mencapai limit pada satu instruksi dalam satu siklus. Sesuai dengan penemuan tersebut, para peneliti HP mengembangkan arsitektur baru bernama explicity parallel instruction computing (EPIC) yang dapat membuat prosesor untuk mengeksekusi lebih dari satu (multiple) instruksi dalam satu clock cycle. EPIC menerapkan very long instruction world (VLIW), dimana sebuah instruksi yang berupa satu kata dapat berisi instruksi yang majemuk. Dengan EPIC, kompiler dapat menentukan instruksi mana yang dapat dieksekusi dalam waktu yang bersamaan, sehingga tidak diperlukan mekanisme yang rumit untuk menentukan instruksi mana yang akan dieksekusi secara paralel. Tujuan penelitian ini ada dua, yaitu yang pertama untuk memeriksa kode yang berkaitan dengan eksekusi secara paralel dan yang kedua adalah untuk menyederhanakan desain prosesor serta mengurangi konsumsi energi dengan cara mengurangi kebutuhan runtime.


Menyadari kekurangannya dalam bidang mikroprosesor dan tidak efektifnya jika pengembangan dilakukan sendiri, maka HP bermitra dengan Intel pada tahun 1994 untuk mengembangkan arsitektur IA-64 yang berasal dari EPIC. Intel bersedia untuk membantu pengembangan IA-64 dengan harapan bahwa mikroprosesor yang akan dilahirkan dari arsitektur tersebut akan menjadi standar tersendiri dan digunakan secara luas di sistem perusahaan. Bahkan Compaq dan Silicon Graphics memutuskan untuk meninggalkan arsitektur yang mereka kembangkan sendiri yaitu ALPHA dan MIPS untuk bermigrasi ke IA-64.


Beberapa OS terkenal mulai dikembangkan untuk menggunakan arsitektur mikroprosesor tersebut, diantaranya Microsoft Windoes, Linux dan UNIX. Pada tahun 1997 mulai kelihatan kesulitan dalam pengembangan arsitektur tersebut, sangat sulit untuk mengimplementasikan kompilernya. Untuk itu, diperlukan penelitian yang lebih mendalam tentang arsitektur ini. Pada 4 Oktober 1999 barulah Intel mengumumkan nama resmi untuk prosesor barunya yaitu Intel Itanium yang mirip dengan kata Titanic (kapal legendaris yang tenggelam pada tahun 1912).


Pada Juni 2001, Intel melepaskan produknya yaitu Intel Itanium (Merced) ke pasaran. Performa yang ditawarkan tidak dapat dibandingkan dengan prosesor RISC dan CISC. Karena performa yang kurang memuaskan, biaya produksi yang tinggi dan sedikitnya ketersediaan software yang ada maka Intel Itanium ini kurang sukses di pasaran.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar